Kamis, 03 Maret 2016

7P Untuk Bisnis Anda

7 P
Siapa tau cocok untuk bisnis off Line mu

1. Produk
Ya produk harus bagus qualitasnya, punya nilai jual agar bisa bersaing dg produk kompetitor. Produk yang tidak mempunyai kompetensi akan terdelet oleh seleksi alam

2. Packaging
Tidak jarang konsumen membeli sesuatu diawali karena interest dengan kemasan yang bagus, dan unik. Jadi buatlah kemasan semenarik dan sebagus mungkin, ga masalah konsumen beli bukan karena produknya tapi karena kemasannya, yg penting transaksinya terjadi

3. Price
Harga yg bersaing dan pantas dg nilai produk akan menciptakan repeat order dan di rekomended oleh konsumen. Ini berlaku untuk barang2 yg umum dan terukur. Namun saat ini banyak sekali anak2 muda yg mampu menjual produk jauh lebih mahal dari kompetitor untuk barang yg sama. Temen sy menjual sprei harga 100 rb an ga laku lalu ditarik semua, di re packing di re branding dan dijual dg harga 400rb an dan laku. Ini Indonesia , yg murah seringkali dianggap murahan dan yg mahal malah dianggap barang bagus dan bergengsi. Keren kan kalo bisa jual mahal tapi laku.

4. Place
Idealnya (kalo bisa) tempatnya strategis, nyaman, parkir luas, tapi sekarang cari tempat yg seperti ini susah dan mahal. Banyak juga tempat yg tidak ideal tapi laris manis dan jadi tujuan. Contoh di Bandung RM Ma Uneh yg pertama, 100 m dari jalan raya, masuk gang bahkan saking sempitnya becak aja ga bisa masuk, rame puolll

5. Promosi
Promosi bisa bermacam macam cara bentuk dan medianya, apalagi dg kecanggihan teknologi, maka promosi menjadi semakin mudah, murah dan efektif, salah satunya melalui sosmed.

Untuk Kuliner cabang baru sy masih gunakan cara konvensional, yaitu istilah sy : marketing sedekah. Bagi2 voucher makan gratis (GRATIS YA BUKAN DISCOUNT) kepada siapapun yg mungkin bisa datang, menu bebas, waktunya bebas juga sesuai dg waktu penerima voucher. Dari pengalaman 99% penerima Voucher pasti datang (ga ada yg kenal) sambil bawa rombongan. Satu voucher berlaku 2 orang, kebanyakan datang ngajak yg lain. Ngitungnya gmn ? Gampang, misal datang ber 5 pesan menu buanyak, ya ditanya yg mau masuk voucher yg mana , sisanya bayar, beres . Jangan banyak perhitungan niat awal kan mau sedekah, itungan selanjutnya urusan Alloh. Dari 200 voucher yg saya sebar 198 balik semua dalam waktu 45 hari. jadi setiap hari ada aja yg datang pake voucher. Jadi rame, orang lain ga tau yg datang  krn pake voucher, menarik perhatian konsumen lain u mencoba, tambah rame , lalu orang lain tertarik datang lg, begitu dst dst. Biaya efektif dan murah karena sebetulnya yg di bebankan ke voucher hanya HPP produknya. Daripada kasih ke iklan, buat brosur, atau spanduk dll yg dapat duitnya cuma segelintir orang dan di jamin mereka kaga bakalan ngajak2 orang lain. Kalau anda dapat voucher masa iya mau datang sendirian? asyiknya kan rame2 hhhhh

6. Pelayanan
Pelayanan menjadi bagian yg penting dan tidk bisa diabaikan. Kemudahan akses, kecepatan, SEx (Service Excellen), after sale service dan hubungan emosional yg baik adalah pilihan bagi konsumen yg semakin cerdas. Tidak heran kalo Go jek dan Uber langsung booming, dan hampir semua bisnis Off Line  seperti, kuliner, minimarket, apotik dll yang rame memiliki ciri pelayanan seperti diatas

7. Pokoknya Transaksinya rame
Apapun bisnisnya lupakan no 1-6 fokuslah pada no 7 karena : mau gerobakan atau mall, mau prestige atau tidak prestige, mau kelas kaki lima atau bintang lima, mau terkenal atau tidak, mau off line atau on line, yang penting Transaksinya

Share dari
Pak Kuwat subarja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar